05 Agustus 2009

Gua Bebentang Cimerak Ciamis

Gua Bebentang terletak 54 Km dari Pangandaran, Ciamis. Gua ini pernah menghebohkan masyarakat Jawa Barat karena di dalamnya pernah ditemukan dua mayat yang mengantongi uang Rp 100 juta. Gua ini juga disebut-sebut sebagai tempat pemandiannya Nyi Roro Kidul. Dan memang, ada saja orang yang datang ke gua ini untuk melakukan tirakat.

Banyak misteri. Begitulah orang-orang Cimerak berkomentar ketika ditanya soal gua yang terletak di Dusun Sukamanah, Kecamatan Cimerak, Ciamis. Gua Bebentang memang pernah menghebohkan orang banyak ketika di dalamnya ditemukan dua mayat yang mengantungi uang Rp 100 juta. Orang-orang menduga, kedua mayat malang itu merupakan korban atau tumbalnya Nyi Roro Kidul.


Masyarakat di sana menduga, kedua mayat itu tadinya adalah orang-orang yang tengah melakukan ritual khusus pesugihan. Tepatnya penggandaan uang melalui bantuan mahluk gaib. Namun malangnya, waktu tirakat orang-orang itu persis ketika Nyi Roro Kidul tengah mandi di sana. Karena niat kedua orang ini dianggap tidak baik, maka Nyi Roro Kidul menjadikannya tumbal.

Mulut gua ini berketinggian 10 meter dengan lebar 15 meter. Bagian dalamnya yang gelap hanya setinggi 2,5 meter. Semakin ke dalam, perut gua ini semakin rendah. Tapi uniknya, gua ini sangat panjang dan ada bagian dimana lorong gua menjadi aliran air. Bila kita mengikuti aliran air itu, maka ujung gua akan kita temukan dan tepat berada di bibir pantai selatan Ciamis. Di tempat itulah konon Nyi Roro Kidul sering mandi dan menampakkan diri.

Bila musim hujan tiba, gua ini menjadi sangat buas dan berbahaya. Sebab seketika ia bisa berubah menjadi saluran air bawah tanah dan sanggup menghanyutkan benda apapun yang masuk ke dalamnya. Saluran air bawah tanah inipun berujung ke pantai selatan.

Tempat Bertapa

Jalan menuju lokasi gua memang tidak sulit. Akan tetapi, tidak mudah bagi orang lain untuk menemukan gua ini. Sebab ia berada di areal kebun milik masyarakat sekitar dan lokasinya cukup tersembunyi. Seperti dituturkan kuncen Gua Bebentang, Abah Holid Kumis (80), gua ini sebenarnya terbilang indah karena di dalamnya dipenuhi dengan stalaktit dan stalaknit. Namun entah kenapa gua sangat jarang dikunjungi orang.

Menurut orang-orang desa, gua ini sebenarnya bisa jadi obyek wisata yang menarik. Tapi karena tidak terawat dengan baik, gua ini malah terkesan menyeramkan ketimbang indah. Apalagi setelah kejadian ditemukannya mayat yang diduga sebagai tumbal Nyi Roro Kidul.

Memasuki Gua Bebentang memang harus ekstra hati-hati. Minimal, ia harus dipandu oleh orang yang benar-benar tahu seluk beluk gua. Kuncen Gua Bebentang Abah Holid mengatakan, sudah banyak orang celaka ketika masuk ke dalam gua ini. “Dan waktu ditemukan beberapa hari kemudian, orang ini sudah menjadi mayat. Malah ada yang sudah membusuk dan bahkan tinggal tulang belulang,” ujarnya.

Yang berkunjung ke gua ini justru orang-orang yang punya niat lain. Yakni untuk melakukan meditasi, tirakat atau mencari ikhtiar untuk mendapatkan kekayaan. Menurut Abah Holid, kebanyakan pengunjung gua berasal dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan kota lain di Jawa.

“Mereka yang datang ke sini biasanya setelah mendapat petunjuk. Saya tidak mengharuskan kepada mereka untuk masuk ke dalam gua. Sebab doa itu bila disampaikan secara ikhlas, khusuk dan tawaduk, dimanapun dimohonkan maka akan didengar Yang Mahakuasa,” tutur Abah Holid.

Tapi, Abah Holid terkadang tidak habis pikir dengan keinginan para pengunjung. Sebab meski tidak disarankan masuk gua, tetap saja banyak yang ingin diantar masuk ke dalam. Bahkan ada yang menyatakan keinginannya untuk bermalam dan bertapa di dalam gua. “Saya tentu tidak bisa apa-apa,” ungkapnya.

Selain itu, Abah Holid juga menuturkan bila gua Bebentang ini memang tempat pemandian Nyi Roro Kidul. Menurut dia, gua ini sudah ada sejak dulu, sejak kakek neneknya masih hidup. Diperkirakan usianya mencapai ribuan tahun. Dan selain sebagai pemandian Nyi Roro Kidul, gua ini juga dihuni leluhurnya, antara lain Eyang Panjang dan Eyang Bodas. ***

0 komentar:

Posting Komentar

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP